Masyarakat Sudah Tukarkan Uang Rp172,8 Triliun untuk Lebaran

CNN Indonesia | Rabu, 29/05/2019 18:15 WIB
Masyarakat Sudah Tukarkan Uang Rp172,8 Triliun untuk Lebaran Ilustrasi uang pecahan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) mencatat penukaran uang pecahan dari masyarakat sudah mencapai Rp172,8 triliun. Penukaran tersebut dihitung sampai dengan hari ke-24 Ramadan 2019.

Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi mengatakan mengatakan realisasi penukaran uang tersebut sudah mencapai 79,6 persen dari total uang yang disediakan untuk Ramadan dan Lebaran 2019 yang mencapai Rp217,1 triliun.

Ia mengatakan penukaran uang tersebut kemungkinan besar akan mencapai puncak pada pekan terakhir Ramadan. Dengan kondisi itu, realisasi penukaran uang kemungkinan besar masih akan meningkat pada pekan keempat Ramadan ini.


"Namun, biasanya realisasi penukaran tidak sampai 100 persen dari total uang yang disediakan di Ramadan dan Lebaran. Biasanya hanya sekitar 92 persen," ujar Rosmaya.


Rosmaya mengatakan berdasarkan data yang dimilikinya penukaran uang pecahan sebagian besar terjadi di Jawa di luar Kantor Pusat BI dengan total penukaran uang mencapai Rp49,3 triliun. Sedangkan untuk penukaran uang di wilayah kantor pusat terjadi penukaran sebesar Rp34,8 triliun.

Sebagian masyarakat juga lebih banyak tertarik menukarkan uang melalui layanan perbankan dengan total Rp131 triliun. Sedangkan, penukaran melalui kas titipan sebesar Rp17,5 triliun.

Sementara itu untuk penukaran, pecahan bernominal Rp20 ribu atau di bawahnya menjadi primadona masyarakat. BI mencatat penukaran uang pecahan kecil (UPK) sudah 99,6 persen atau sebesar Rp19,8 triliun dari proyeksi kebutuhan uang tunai.

Sedangkan uang pecahan besar (UPB) atau yang pecahan bernominal Rp20 ribu hingga nominal yang lebih tinggi sebesar 70 persen atau sebesar Rp138 triliun dari proyeksi.

[Gambas:Video CNN]




(Antara/agt)