Bukit Asam Berangkatkan 2.682 Pemudik Lintas Provinsi

Inalum, CNN Indonesia | Senin, 03/06/2019 15:05 WIB
Bukit Asam Berangkatkan 2.682 Pemudik Lintas Provinsi PT Bukit Asam Tbk memberangkatkan 2.628 pemudik ke kampung halaman dengan lima titik keberangkatan di pelbagai provinsi melalui moda transportasi darat dan laut.(Foto: Dok. Bukit Asam)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bukit Asam Tbk memberangkatkan 2.628 pemudik ke kampung halaman dengan lima titik keberangkatan di pelbagai provinsi melalui moda transportasi darat dan laut.

Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam Suherman mengatakan lima titik keberangkatan itu adalah Jakarta, Merak, Palembang, Bandar Lampung dan Tanjung Enim.

Sedikitnya, ada 31 bus yang disediakan perseroan tersebut. Rinciannya antara lain adalah 12 bus diberangkatkan dari Jakarta menuju Surabaya, Solo, Malang, Yogyakarta, Jambi, Bengkulu dan Palembang; enam bus diberangkatkan dari Bandar Lampung menuju Padang, Bandung, Solo dan Yogyakarta; sembilan bus diberangkatkan dari Tanjung Enim menuju Padang, Solo, dan Yogyakarta; serta empat bus diberangkatkan dari Palembang menuju Padang, Yogyakarta, dan Bandung.



Selain itu, PT Bukit Asam juga memberangkatkan 700 pemudik dengan kapal ferry. Para pemudik ini diberangkatkan dari pelabuhan penyeberangan di Merak menuju ke Bakauheni, Lampung.

Selain bus dan kapal ferry, Bukit Asam juga memberangkatkan para pemudik dengan menggunakan kereta api dari Jakarta menuju Surabaya dan Yogyakarta.

"Tidak hanya menyediakan kereta bagi pemudik untuk arus mudik, Bukit Asam juga menyediakan kereta untuk arus balik dari Surabaya dan Yogyakarta menuju Jakarta pada Sabtu," kata Suherman dalam rilisnya, Senin (3/6).

Dia menambahkan sebanyak satu gerbong kereta Kertajaya tambahan dari Surabaya menuju Jakarta dan dua gerbong kereta Mataram dari Yogyakarta menuju Jakarta disediakan Bukit Asam untuk mengangkut pemudik kembali ke ibu kota.

Suherman menegaskan seluruh peserta Mudik Bareng BUMN 2019 yang digelar Bukit Asam berasal dari masyarakat umum yang berada di lingkungan operasional perusahaan. (asa)