Memasuki Area Jenuh Beli, IHSG Diramal Melemah

CNN Indonesia | Rabu, 12/06/2019 06:51 WIB
Memasuki Area Jenuh Beli, IHSG Diramal Melemah Ilustrasi IHSG. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berbalik arah melemah pada Rabu (12/6) ini. Pelemahan terjadi usai indeks tembus ke level 6.305 pada perdagangan Selasa (11/4) kemarin.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menerangkan pasar saham Indonesia sudah memasuki area jenuh beli alias overbought. Dengan demikian, peluang IHSG untuk bertahan di zona hijau mulai terbatas.

"IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal terlihat peluang penguatan sudah cukup terbatas," papar Dennies seperti dikutip dari risetnya, Rabu (12/6).


Hanya saja, ia memperkirakan pelemahan indeks yang terjadi hari ini bersifat terbatas. Pasalnya, masih ada sentimen dari global yang saat ini memihak pasar saham dalam negeri.

"Kondisi global yang saat ini juga cukup kondusif," imbuh Dennies.


Diketahui, pasar sedang berspekulasi The Fed bakal menurunkan suku bunga acuan pasca Departemen Tenaga Kerja AS menyebut bahwa data pertumbuhan pekerjaan nonpertanian AS (non-farm payroll) per Mei 2019 hanya meningkat 75 ribu, lebih rendah dibandingkan dengan prediksi ekonom yang mencapai 185 ribu.

Untuk itu, Dennies cukup optimistis pergerakan IHSG tak jauh-jauh dari 6.200-6.300. Tepatnya, indeks diramalkan berada dalam rentang support 6.235-6.270 dan resistance 6.324-6.343.

Tak sependapat, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan peluang IHSG untuk melanjutkan penguatannya terbuka cukup lebar. Ini lantaran pasar saham Indonesia sedang berada dalam tren kenaikan dalam jangka panjang.

"Perkembangan pergerakan IHSG terlihat masih akan dapat melanjutkan kenaikan," kata William melalui risetnya.

[Gambas:Video CNN]

Menurutnya, IHSG akan bergerak di level support 6.123 dan resistance 6.336. Ia menyarankan pelaku pasar untuk memperhatikan saham perbankan, khususnya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM).

Sebagai informasi, penguatan IHSG kemarin mulai terbatas hanya 0,26 persen. Padahal, beberapa hari terakhir indeks meningkat lebih dari 1 persen.

Sementara, pelaku pasar asing konsisten mencatatkan beli bersih atau net buy sejak sebelum libur Lebaran. Pada perdagangan Selasa (11/6), mereka beli bersih di all market sebesar Rp241,4 miliar.

Sebaliknya, bursa saham Wall Street tampak menunjukkan pelemahan tadi malam. Rinciannya, Dow Jones turun 0,05 persen, S&P500 0,03 persen, dan Nasdaq Composite 0,01 persen.

(aud/agt)