Jokowi Kembali Gencarkan Revitalisasi Pasar Tradisional

CNN Indonesia | Jumat, 14/06/2019 14:19 WIB
Jokowi Kembali Gencarkan Revitalisasi Pasar Tradisional Presiden Jokowi akan menyiapkan alokasi APBN untuk menggencarkan pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional dalam lima tahun ke depan. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menyiapkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menggencarkan program pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional dalam lima tahun ke depan. Program ini sejatinya tidak jauh berbeda dengan yang telah dilakukan selama pemerintahannya pada periode pertama.

Menurut kepala negara, pembangunan dan revitalisasi pasar tradisional diperlukan untuk mendukung kenyamanan kegiatan belanja masyarakat. Dengan begitu, aktivitas perdagangan domestik di pasar tradisional kian nyaman dan kondusif.

Maklum, pasar tradisional saat ini paling banyak diakses oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. "Ke depan sama, saya kira pasar sebagai sebuah tempat bertemunya penjual dan pembeli, produk-produk dari petani, nelayan, perajin. Pasar-pasar di seluruh Indonesia memang harus hidup," ungkap Jokowi dalam keterangan tertulis, Jumat (14/6).


Berdasarkan catatan Istana Kepresidenan, pemerintah telah melakukan pembangunan dan revitalisasi pasar sebanyak 5.000 pasar besar dan 8.900 pasar desa. Pembangunan dan revitalisasi pasar dilakukan dengan dana dari APBN serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Salah satu yang direvitalisasi merupakan Pasar Sukowati yang terletak di Kabupaten Gianyar, Bali. Pasar tersebut, akhir pekan ini dikunjungi Jokowi.

Program revitalisasi Pasar Sukowati memakan anggaran dari APBN senilai Rp89 miliar dan APBD sebesar Rp3,9 miliar.

Saat ini, revitalisasi pasar tersebut masih dilangsungkan. "Kami harapkan ini tahun depan selesai semua," ujar Jokowi.

Di tengah kunjungannya, mantan gubernur DKI Jakarta itu sempat berkelakar mengenai Pasar Sukowati. Menurutnya, kunjungan ke Bali tidak lengkap bila belum menginjakkan kaki di Pasar Sukowati yang merupakan salah satu yang terbesar di Pulau Dewata.

[Gambas:Video CNN]

"Pasar ini menghidupi 1.700 pedagang, ini luar biasa. Tidak tahu saya sudah berapa kali ke sini," katanya.

Ia pun berharap revitalisasi Pasar Sukowati bisa menjadikan pasar tersebut lebih modern, bersih, dan tertata bagi masyarakat, baik pedagang maupun pembeli.
(uli/agt)