Awal pekan ini, Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) mengeluarkan laporan pemantauan rutin terhadap perdagangan 20 negara ekonomi paling maju di dunia tersebut. Dalam laporan itu tercatat beberapa pembatasan perdagangan yang lebih signifikan sedang dipertimbangkan. Hal itu meningkatkan tantangan dan ketidakpastian ekonomi global.
Pada kurun waktu Oktober 2018 hingga 31 Mei 2019, setidaknya muncul 20 pembatasan perdagangan baru di dunia dengan nilai perdagangan sebesar US$335,9 miliar. Nilai itu meningkat paling tinggi, yakni mencapai 3,5 kali lipat dari periode 2012.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mencontohkan dampak perang dagang AS-China yang tak signifikan bagi perekonomian Indonesia.
Menurut dia, saat ini pemerintah tengah fokus mendorong ekspor dan investasi yang merupakan jurus untuk memperkuat ekonomi dari dalam negeri. "Yang kami perlukan adalah bagaimana menarik orang agar datang investasi ke sini supaya dia tidak kena urusan perang dagang," imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua WTO Roberto Azevedo mengatakan peningkatan pembatasan perdagangan terus meningkat dari waktu ke waktu. Padahal, pembatasan perdagangan akan menimbulkan sejumlah konsekuensi, di antaranya berupa peningkatan ketidakpastian, investasi yang lebih rendah, dan pertumbuhan perdagangan yang lebih lemah.
"Tren stabil yang kami lihat selama hampir satu dekade sejak krisis keuangan telah berganti dengan peningkatan tajam dalam ukuran dan skala pembatasan perdagangan selama setahun terakhir," ujarnya.
Kendati demikian, langkah pengurangan hambatan lebih besar dari jumlah hambatan terus disiapkan. Forum G20 juga disebut-sebut menerapkan 29 langkah lain untuk mengurangi hambatan perdagangan selama periode tersebut.
"Kalau terus-terusan begini kami pasti rugi," pungkasnya.
Dengan membagikan ayam gratis, Sugeng berharap pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian, menaruh perhatian terhadap kondisi peternak ayam di Indonesia yang merugi. Selain itu, pembagian ayam juga diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
[Gambas:Video CNN] (uli/agi)