Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan rumah terbangun tersebut terbagi dalam dua jenis. Pertama, sebanyak 456.974 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Kedua, sebanyak 144.231 unit rumah non masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ia mengatakan pencapaian tersebut cukup menggembirakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya, pencapaian diraih di tengah keterbatasan anggaran. "Dengan keterbatasan anggaran yang ada, program sejuta rumah berhasil dilakukan dengan menguatkan peran seluruh pemangku kepentingan. Sejauh ini semua masih efektif bahu membahu membangun rumah untuk mengurangi backlog," katanya seperti dikutipd ari website Kementerian PUPR, Jumat (12/7).
Sebagai informasi, Program Sejuta Rumah dicanangkan Presiden Joko Widodo 29 April 2015 lalu. Sejak dilaksanakan, program tersebut belum pernah berhasil mencapai target.
Sementara itu pada 2018, program berhasil tercapai 1,13 unit.
[Gambas:Video CNN]
(agt)