PUPR Bakal Lelang 15 Bendungan

CNN Indonesia | Jumat, 12/07/2019 20:21 WIB
PUPR Bakal Lelang 15 Bendungan Ilustrasi Bendungan Gondang. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal menggelar proses lelang untuk 15 bendungan pada periode 2021-2023 mendatang. Jumlah itu tidak termasuk target pembangunan 65 bendungan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2014-2019.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air PUPR Hari Suprayogi mengatakan pembangunan bendungan tak hanya fokus di Pulau Jawa. Beberapa kawasan yang layak untuk dibangun bendungan, antara lain Pulau Jawa, Papua, Kalimantan, dan Aceh.

"Saya kira bangun di Indonesia, Jawa kalau ada potensi boleh di Matenggeng. Itu kan Jawa," ujarnya, Jumat (12/7).

Hari mengatakan proses lelang akan dilakukan secara bertahap. Pada 2021, proses lelang akan dilakukan untuk lima bendungan.


Pemerintah juga akan kembali melelang sisanya sebanyak lima bendungan pada 2022 dan lima bendungan lainnya pada tahun berikutnya.

Namun, Hari tak menyebut bendungan mana yang akan mendapatkan prioritas. "Jadi, 2021 mau lelang lima bendungan ya di luar 65 bendungan yang direncanakan sejak awal (pemerintahan Jokowi)," imbuhnya.

Sebagai catatan, pemerintah baru menyelesaikan 15 bendungan dari total target 65 pembangunan yang dilakukan selama pemerintahan Jokowi. Beberapa contohnya yang sudah dibangun, misalnya bendungan Bajulmati, bendungan Nipah, bendungan Rajui, bendungan Jatigede, bendungan Mila, dan bendungan Raknomo.

Selain itu, delapan bendungan masih dalam proses lelang. Lalu, 33 bendungan lainnya baru saja selesai proses kontrak dan akan segera masuk masa pembangunan.

[Gambas:Video CNN]


(aud/bir)