Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp13.976 per dolar AS atau melemah dibanding kemarin yakni Rp13.949 per dolar AS. Pada hari ini rupiah berada di dalam rentang Rp13.925 per dolar AS hingga Rp13.981 per dolar AS.
Sore hari ini, sebagian besar mata uang utama Asia menguat terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia menguat 0,02 persen, dolar Singapura menguat 0,1 persen, baht Thailand menguat 0,11 persen, yen Jepang menguat 0,19 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,23 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, mata uang negara maju juga menguat terhadap dolar AS. Euro menguat 0,13 persen, dolar Australia menguat 0,36 persen, dan poundsterling Inggris menguat 0,4 persen.
"Ini pun mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah prospek pertumbuhan global yang sedang turun," jelas Ibrahim, Kamis (18/7).
Kemudian, dari sisi eksternal, sentimen positif datang dari pernyataan International Monetary Fund (IMF) bahwa harga dolar AS lebih mahal 6 persen hingga 12 persen dibanding harga sesuai fundamental ekonomi seharusnya. Kondisi ini sempat menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS turun dan membuat investor menjauhi dolar AS.
[Gambas:Video CNN]
"Kekhawatiran tentang konflik perdagangan AS-China yang belum terselesaikan juga disebut sebagai katalis untuk penjualan (dolar AS)," papar dia. (lav/lav)