Secara teknikal indeks berpeluang menguat setelah koreksi pada perdagangan Senin, (22/7).
"Namun, pergerakan diperkirakan akan terbatas karena sentimen minim," ujarnya seperti dikutip dari risetnya, Selasa (23/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Meradang ke Level 6.433 |
Sementara itu, Analis PT KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko mengatakan aksi jual pada perdagangan kemarin, tertahan oleh pembelian saham unggulan dan lapis dua. Ia memprediksi tren koreksi IHSG sudah selesai pada perdagangan hari ini.
Ia memproyeksi indeks bergerak di rentang support 5.750-6.400 dan rentang resistance 6.470-6.750.
Pada perdagangan awal pekan, IHSG meradang ke level 6.433. Indeks tercatat melemah 22,99 poin atau 0,35 persen dibandingkan akhir pekan lalu.
IHSG melemah diakibatkan indikasi The Fed akan mengambil kebijakan moneter yang bersifat terlalu dovish sehingga mendorong aksi jual.
[Gambas:Video CNN]
Mengutip Reuters, indeks utama Wall Street berakhir menguat pada perdagangan Senin (22/7) waktu setempat. Kenaikannya dipicu oleh ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan rilis kinerja dari perusahaan raksasa Facebook, Google, dan Amazon pada pekan ini.
Dow Jones naik 18,38 poin atau 0,07 persen menjadi 27.172, S&P 500 naik 8,4 poin atau 0,28 persen ke posisi 2.985, dan Nasdaq Composite naik 57,65 poin atau 0,71 persen menjadi 8.204. (ulf/agt)