Humas SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Andi Arie mengatakan Pertamina EP Asset 1 membuat kolam dan parit untuk melokalisir cairan lumpur yang menyembur dari sumur minyak ilegal tersebut menggunakan alat berat ekskavator yang disediakan Pemkab Muba.
"Ditemukan 4 titik sumur liar di lokasi semburan lumpur. Sekarang petugas Pertamina EP Asset 1 menyemen permukaan sumur, ditutup menggunakan material semen dan pasir. Setelah 1 sumur berhasil ditutup, kalau dimungkinkan kita tutup sumur lainnya," ujar Andi, Selasa (23/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengambilan sampel di lapangan pun sudah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Muba dan oleh aparat untuk ditindaklanjuti.
Sebelumnya diberitakan, lumpur yang mengandung gas dan minyak menyembur setinggi 30 meter di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan sejak Jumat (19/7).
Semburan lumpur yang sudah ditangani sejak Jumat berangsur-angsur hilang pada Senin (22/7). Tekanan yang muncul dari sumur yang mengakibatkan semburan tersebut berangsur-angsur berkurang tidak sekuat pada saat ditemukan.
[Gambas:Video CNN] (idz/bir)