Fortune Global 500 adalah daftar 500 perusahaan dunia yang memiliki pendapatan kotor terbesar yang dikumpulkan Fortune, media internasional yang berfokus di korporasi dan ekonomi.
Mengutip situs resmi Fortune, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini telah tujuh tahun berada pada daftar bergengsi itu. Perusahaan mengerek peringkatnya dengan raupan pendapatan mencapai US$57,93 miliar pada tahun lalu. Raupan tersebut terkerek 34,9 persen dibandingkan periode sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pendapatan tersebut, perusahaan mencetak profit mencapai US$2,53 miliar, turun 0,5 persen dibandingkan 2017. Total asetnya mencapai US$64,72 miliar. Perusahaan tercatat memperkerjakan 31.569 karyawan di seluruh dunia.
Sementara itu, posisi puncak Fortune Global 500 diduduki oleh perusahaan asal AS Walmart dengan total pendapatan US$514,5 miliar. Posisi kedua ditempati oleh perusahaan minyak dan gas (migas) pelat merah China Sinopec group yang mengekor dengan raupan pendapatan US$414,65 miliar.
Selanjutnya, perusahaan migas multinasional Royal Dutch Shell menduduki posisi tiga dengan total pendapatan US$396,56 miliar.
[Gambas:Video CNN] (sfr/bir)