Semester I 2019, Kredit Konsumsi 'Cuma' Tumbuh 7,7 Persen

CNN Indonesia | Rabu, 31/07/2019 15:22 WIB
Semester I 2019, Kredit Konsumsi 'Cuma' Tumbuh 7,7 Persen Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit konsumsi pada semester I 2019 melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tercatat, kredit konsumsi pada Juni 2019 cuma tumbuh 7,7 persen secara tahunan menjadi Rp1.555,5 triliun. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, kredit konsumsi masih tumbuh dua digit, 10,6 persen.

Berdasarkan data uang beredar BI yang dirilis Rabu (31/7), perlambatan pertumbuhan kredit konsumsi terutama disebabkan oleh melambatnya pertumbuhan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kredit Multiguna, dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Tercatat, KKB pada Juni 2019 hanya meningkat 5,3 persen menjadi Rp143,5 triliun. Sedangkan, penyaluran KKB pada Juni 2018 menanjak 9,5 persen.


Kemudian, kredit multiguna cuma tumbuh 9,9 persen menjadi Rp599,5 triliun. Padahal, pada Juni 2018, kredit multiguna masih meningkat 13,4 persen.

Selanjutnya, KPR masih mekar dua digit sebesar 12,8 persen menjadi Rp489,2 triliun. Namun, pertumbuhan itu melambat jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang masih bisa naik 13,5 persen.

Secara keseluruhan, kredit perbankan pada semester I 2019 hanya tumbuh 9,9 persen menjadi Rp5.495,9 triliun. Pertumbuhan tersebut lebih rendah dibandingkan Juni 2018 yang menanjak 10,5 persen menjadi Rp4.992,3 triliun.

Selain kredit konsumsi, perlambatan kredit perbankan pada enam bulan pertama tahun ini juga ditekan oleh melemahnya pertumbuhan kredit modal kerja. BI mencatat, kredit modal kerja cuma naik 9,5 persen menjadi Rp2.551 triliun atau lebih rendah dari Juni 2019 yang terkerek 11 persen.

Sementara, kredit investasi masih melaju kencang dengan tumbuh 13,3 persen menjadi Rp1.389,3 triliun. Sebagai pembanding, pada Juni 2019, kredit investasi cuma menanjak 9,4 persen.

[Gambas:Video CNN] (sfr/lav)