Hal itu disampaikan Luhut saat membuka acara US - Indonesia Partnership Luncheon, bertema Expanding Our Billateral Trade and Investment di Jakarta, Kamis (1/8).
"Sebut saja seperti Putra Mahkota Uni Emirat Arab Muhammad bin Zaid yang sudah mengirimkan tim nya ke Indonesia, ini sangat cepat, padahal beliau baru minggu lalu datang berkunjung. Kemudian Masayoshi San, kemudian dengan Peter Ma dan juga dengan Raja Saudi Arabia Muhammad bin Salman. Dari sini terlihat kita tidak harus spesifik bekerja sama dengan satu negara saja, dengan negara mana saja kita bebas bekerja sama," ujar Luhut seperti dikutip dari keterangan resmi, Jumat (2/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden selalu katakan untuk kita (Indonesia) dapat membuka peluang investasi seluas-luasnya, dan mereka (AS) pun berpendapat sama. Yang jelas, dari negara manapun bisa menanamkan investasi di Indonesia dan bukan hanya dengan satu dua negara tertentu saja, akan tetapi dengan syarat-syarat dan regulasi yang sudah kita tetapkan," ujarnya.
Kunjungan anggota legislatif Amerika Serikat ke Indonesia ini adalah salah satu bagian dari perayaan 70 tahun hubungan bilateral Indonesia - AS. Dalam acara tersebut, Buchanan memberikan apresiasi tinggi atas makin eratnya hubungan persahabatan yang telah berlangsung oleh kedua negara besar ini.
Selain Buchanan, acara itu juga turut dihadiri oleh Anggota Kongres AS David Price dan Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph Donovan.
[Gambas:Video CNN] (sfr/bir)