Proyek properti mewah itu rencananya dibangun di Lido, Jawa Barat dan Bali.
"Kedua proyek ini diharapkan segera beroperasi secepatnya," ujar Hary Tanoe dalam unggahan pada akun resmi Instagram-nya @hari.tanoesoedibjo, dikutip Selasa (13/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
Dari sisi target pasar, sambung ia, kawasan Lido dipilih karena banyak wisatawan domestik yang datang. Terutama, warga Jakarta yang ingin berlibur dan juga tinggal di suasana yang asri.
Sementara, Bali dipilih karena menjadi destinasi bagi wisatawan berbagai negara dan wisatawan domestik.
Dikutip dari Antara, Trump Jr selaku Executive Vice President Trump Organization memaparkan alasan pemilihan Lido sebagai salah satu lokasi proyek resor elit karena lokasinya yang strategis.
Baginya, Lido merupakan lokasi yang spektakuler dengan alam terbuka dan ketinggian lokasi yang pantas menjadi tempat rekreasi bagi keluarga di akhir pekan.
Sebagai informasi, dalam proyek resor elitnya di Indonesia, Trump Organization menggandeng MNC Land. Dilaporkan, Hary Tanoe membeli lisensi itu dari Trump sebesar US$12 juta (sekitar Rp171,8 miliar). Targetnya, kedua proyek rampung pada 2020 mendatang.
Rencananya, Trump Residence Lido akan menjadi resor elit terintegrasi di area seluas 350 hektare pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Sementara, Trump International Resorts di Bali mencakup 150 vila lengkap dengan kolam renang, kelab golf, kelab di kawasan pantai serta hunian mewah yang terdiri dari 144 villa dan 224 unit kondominium.
[Gambas:Video CNN] (sfr)