Saat ini, gedung masih di bawah pengelolaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Direktur Barang Milik Negara Kementerian Keuangan Encep Sudarwan memastikan tarif yang akan ditetapkan sesuai dengan kemampuan bayar PNS. Dengan demikian, mereka berminat untuk menjadikan Wisma Atlet sebagai tempat tinggal selama di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika perhitungan sudah rampung, Kementerian PUPR akan menyerahkan pengelolaan kepada Kementerian Sekretariat Negara (Setneg). Setelah itu, Setneg akan mengalihkannya ke Badan Layanan Umum (BLU) Kemayoran selaku pengelola Wisma Atlet.
Lihat juga:LMAN Sumbang Rp2,7 Triliun ke Kantong Negara |
Hal ini sama seperti yang diterapkan di Rumah Susun (Rusun) milik Kementerian PUPR di Rempoa kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.
"Mungkin sewa untuk (biaya) pemeliharaan saja. Kalau di Rusun Rempoa itu ditempati teman-teman PUPR. Ada iuran Rp300 ribu per bulan buat pemeliharaan," katanya.
[Gambas:Video CNN] (aud/lav)