Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan untuk melakukan balasan tersebut pemerintah saat ini tengah meneliti dugaan pemberian subsidi yang dilakukan oleh Uni Eropa kepada petani mereka agar susu mereka lebih murah di pasar global.
Indonesia menduga Uni Eropa menerapkan kebijakan tersebut ke petani mereka. Tudingan yang sama diarahkan Uni Eropa terhadap produk biodiesel Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila perlu katanya, pemerintah akan memfasilitasi importir untuk mendapatkan susu dari negara lain.
[Gambas:Video CNN]
"Saya sudah meminta untuk para importir produk susu dari Uni Eropa untuk mencari sumber lain seperti Amerika, Australia, dan Selandia Baru," ujarnya.
Sebagai informasi, Komisi Uni Eropa mulai mengenakan BMAS sebesar 8 - 18 persen terhadap impor biodiesel asal Indonesia sejak Rabu (14/8) lalu.Kebijakan itu bertujuan untuk mengembalikan tingkat kesetaraan di pasar dengan produsen asal UE.
"Bea impor baru dikenakan sementara waktu, sejalan dengan kelanjutan penyelidikan hingga akhirnya diterapkan langkah-langkah definitif pada pertengahan Desember 2019," kata eksekutif UE dikutip dari Reuters, Selasa (13/8), lalu.