Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian ESDM Zainal Arifin berujar, pembangunan Akamigas tersebut dilakukan sebagai upaya pengembangan sektor minyak dan gas (migas) di Sumsel. Pihaknya memilih Prabumulih sebagai lokasi pembangunan karena daerah tersebut kaya akan sumber daya migas.
"Anggaran Rp112 miliar akan diambil dari APBN. Prabumulih jadi daerah pertama pembangunan Akamigas ini. Ke depannya kita harap bisa mendirikan politeknik di daerah lain Indonesia," ujar dia, Selasa (20/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya akan memberikan pelatihan di bidang migas terlebih dahulu terhadap mahasiswa-mahasiswa terpilih tersebut agar ada tenaga kerja lokal yang menjadi ahli dalam pengelolaan migas di daerah. Saat ini, ia berujar, masih banyak ahli dari luar daerah yang mengelola eksploitasi migas di daerah tersebut.
"Kami siapkan lahan 18,5 hektare untuk pembangunannya. Kami pun akan segera menyiapkan untuk mencari tenaga pengajar yang terakreditasi agar Akamigas Prabumulih ke depannya bisa menghasilkan putra-putri terbaik," ujar dia.
[Gambas:Video CNN] (idz/sfr)