Sementara sampai akhir tahun ini, bank sentral nasional memperkirakan rupiah akan berada di kisaran Rp14 ribu sampai Rp14.400 per dolar AS. Proyeksi ini berasal dari kondisi rata-rata pergerakan rupiah yang berada di kisaran Rp14.173 per dolar AS per Juli 2019.
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan penguatan rupiah tersebut akan datang dari beberapa sumber. Pertama, datang dari pertumbuhan ekonomi nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inflasi, katanya, akan tetap terjaga rendah karena didukung oleh ekspektasi yang baik seiring kebijakan BI menjaga stabilitas harga, permintaan agregat yang terkelola, dan pengaruh harga global yang minimal.
Sedangkan ketiga, rupiah akan mendapatkan topangan dari cadangan devisa yang tinggi. Berdasarkan data BI, cadangan devisa mencapai US$125,9 miliar pada akhir Juli 2019.
Destry cadangan devisa yang tinggi tersebut akan menjaga rupiah.
[Gambas:Video CNN] (uli/agt)