"Tidak ada (China) sama sekali," ujar Luhut di kantornya, Selasa (3/9).
Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sumber daya pembiayaan nasional masih mencukupi untuk membangun pusat pemerintahan baru itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, tidak butuh sama sekali (pembiayaan dari China)," ujarnya.
Sebelumnya, Mantan Ketua MPR RI Amien Rais menuding pemerintahan Presiden Joko Widodo sedang menunggu kajian pemerintah China untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Amien menyebut China ikut berperan dalam program pemindahan ibu kota.
Sekadar informasi, ibu kota baru akan dipindahkan ke Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur. Desain tata ruang dan payung hukum terkait ibu kota baru ditargetkan rampung pada 2020.
Setelah proses tersebut, rencana pemindahan ibu kota akan dilanjutkan dengan proses konstruksi yang dilakukan secara bertahap hingga 2024.
[Gambas:Video CNN] (sfr/glh)