Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.140 per dolar AS atau menguat dibanding kemarin yakni Rp14.153 per dolar AS. Pada hari ini, rupiah berada di dalam rentang Rp14.101 hingga Rp14.148 per dolar AS.
Sore hari ini, mayoritas mata uang utama Asia menguat terhadap dolar AS. Baht Thailand menguat 0,04 persen, dolar Singapura menguat 0,09 persen, peso Filipina menguat 0,14 persen, dan ringgit Malaysia menguat 0,21 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis Asia Tradepoint Futures Deddy Yusuf Siregar mengatakan penguatan rupiah hari ini disebabkan oleh sentimen penguatan cadangan devisa. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Agustus di angka US$126,4 miliar atau yang tertinggi sejak Februari 2018.
Hal ini terungkap setelah Wakil Perdana Menteri China Liu He dan Gubernur Bank Sentral China Yi Gang telah menghubungi Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada 5 September lalu untuk menyepakati dialog di Washington DC pada awal Oktober mendatang.
Lihat juga:Cadangan Devisa Meningkat ke US$126,4 Miliar |
"Hari ini memang banyak hal yang mendukung penguatan rupiah, tapi juga masih banyak yang perlu dicermati hingga awal pekan mendatang," jelas Deddy kepada CNNIndonesia.com, Jumat (6/9).
[Gambas:Video CNN] (glh/lav)