Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengungkapkan kesepakatan ini belum final, karena masih akan melalui hasil keputusan yang ada di Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (UU APBN).
"Kemarin kan di banggar sepakat, jadi dalam rapat bahwa yang statusnya 900 VA RTM tidak lagi disubsidi. Sekali lagi ini kesepakatan dalam rapat ya, belum keputusan. Keputusan ada di UU APBN" ucap Rida, Selasa (10/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rida menyebut jumlah pelanggan 900 VA yang masuk golongan miskin berkisar 7 juta. Sementara, pelanggan RTM sebanyak 22 juta.
Sri Mulyani menyebut bahwa pemerintah memang lebih selektif lagi dalam memberikan subsidi untuk golongan 900 VA. "Anggaran subsidi turun akibat penurunan asumsi ICP, lifting migas, dan penurunan cost recovery. Kemudian, ada penajaman sasaran pelanggan golongan 900 VA untuk subsidi listrik," pungkasnya.