Dikutip dari Reuters, Rabu (11/9), penggabungan itu akan dilakukan Grab dengan membeli saham mayoritas DANA yang selama ini digenggam oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) sebelum menggabungkannya dengan OVO. Menurut salah satu sumber, langkah tersebut masih dalam tahap awal sehingga belum ada penjelasan lebih lanjut.
"Ini merupakan pertarungan antara Grab dan Gojek," ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai kepemilikan Grab di OVO sendiri sampai saat ini masih belum diketahui. Namun, sumber tersebut mengatakan jumlah saham yang dimiliki perusahaan asal Singapura tersebut cukup besar di OVO.
"Son menyatakan ketertarikannya," imbuhnya.
Rencana ini membuat persaingan keuangan digital di Indonesia kian sengit mengingat sektor ekonomi digital di Indonesia tengah berkembang dengan potensi pasar yang cukup besar yakni 260 juta penduduk.
Ini juga menandai babak baru persaingan antara dua perusahaan rintisan skala besar Grab dan Gojek, yang masing-masing saat ini memiliki valuasi aset sebesar US$14 miliar dan US$10 miliar.
[Gambas:Video CNN] (glh/bir)