Lintas Marga Sedaya adalah operator jalan tol Cikopol-Palimanan (Cipali). Akuisisi saham akan dilakukan oleh anak usaha Astra Infra, yakni PT Baskhara Utama Sedaya (BUS).
Saat ini, Baskhara Utama Sedaya menggenggam 45 persen saham di Lintas Marga Sedaya. Sementara, sisanya sebesar 55 persen dikempit oleh Plus Expressways International BHD, perusahaan asal Malaysia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krist masih enggan membocorkan nilai investasi yang dikucurkan dari aksi korporasi ini. Yang pasti, proses akuisisi ditargetkan rampung sebelum pengujung tahun ini.
"Kami berharap paling lambat akhir tahun ini mudah-mudahan bisa selesai (proses akuisisi). Kami akan menggunakan dana internal, mohon doa," imbuh Krist.
Kemudian, perusahaan juga mengempit 40 persen saham di PT Marga Trans Nusantara (MTN) selaku operator Tol Kunciran-Serpong.
Lalu, Astra Infra juga memiliki 40 persen saham Tol Semarang-Solo yang dioperasikan oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ).
Selain itu, 44,5 persen saham di PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) selaku pemegang konsesi Tol Surabaya-Mojokerto dan 100 persen saham PT Marga Harjaya Infrastruktur atau operator Tol Jombang-Mojokerto.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)