Perusahaan Besi Bekas Melantai di Bursa Efek Indonesia

CNN Indonesia | Senin, 23/09/2019 11:45 WIB
Perusahaan Besi Bekas Melantai di Bursa Efek Indonesia Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan penyedia besi bekas atau besi tua (scrap) kapal, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) dengan harga Rp135 per saham.

Optima Prima menjadi perusahaan ke-37 yang tercatat melantai di bursa saham, dengan kode emiten OPMS. Perusahaan melepas 400 juta saham baru atau setara 40 persen modal yang ditempatkan dan disetor.

Perusahaan meraup dana segar sebesar Rp54 miliar dari aksi korporasinya tersebut. "Langkah IPO ini sebagai batu loncatan untuk mewujudkan perusahaan sebagai pionir penyedia besi scrap," ujar Komisaris Utama OPMS Sumardi Wijaya, seperti dikutip dari Antara, Senin (23/9).

Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI Fitri Hadi menyebut secara total, perusahaan yang tercatat di BEI mencapai 625 perusahaan. "Kami harap perusahaan bisa terus melakukan tata kelola yang baik dan memastikan kepatuhan terhadap aturan di pasar modal," jelasnya.

OPMS sendiri menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai underwriter. Pada pencatatan perdananya, saham OPMS naik 93 poin atau 68,89 persen ke posisi Rp228 per saham.

Direktur Utama OPMS Meilyna Widjaja sebelumnya bilang dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat modal kerja, seperti pembelian kapal bekas yang akan dijadikan besi scrap.
[Gambas:Video CNN]


(bir)