Pagi hari ini, mayoritas mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang melemah 0,01 persen, dolar Singapura melemah 0,02 persen, baht Thailand melemah 0,06 persen, ringgit Malaysia melemah 0,06 persen, peso Filipina melemah 0,19 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,23 persen.
Di kawasan Asia, hanya dolar Hong Kong yang menguat terhadap dolar AS dengan nilai sebesar 0,01 persen. Mata uang negara maju seperti dolar Australia, poundsterling Inggris, dan euro melemah terhadap dolar AS dengan nilai masing-masing 0,1 persen, 0,11 persen, dan 0,11 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi bertambah keruh setelah Presiden AS Donald Trump melemparkan keluhannya terkait praktik dagang China di majelis umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (24/9) waktu setempat. Bahkan, ia menegaskan tidak ingin meneken kesepakatan yang buruk.
"Dalam transaksi Rabu, rupiah kemungkinan masih akan melemah tetapi tidak terlalu melebar dengan range Rp14.070 hingga Rp14.125 per dolar AS," tutur dia.
[Gambas:Video CNN] (glh/bir)