Sentimen Gejolak AS Bikin Harga Emas Antam Kian Kinclong

CNN Indonesia | Rabu, 25/09/2019 09:51 WIB
Harga jual emas Antam berada di posisi Rp769 ribu per gram pada Rabu (25/9) atau naik Rp4.000 dari Rp765 ribu per gram pada Selasa (24/9). Ilustrasi emas Antam. (CNNIndonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di posisi Rp769 ribu per gram pada Rabu (25/9) atau meningkat Rp4.000 dari Rp765 ribu per gram pada Selasa (24/9). Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) naik Rp5.000 dari Rp688 ribu ke Rp693 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp409 ribu, 2 gram Rp1,48 juta, 3 gram Rp2,2 juta, 5 gram Rp3,66 juta, 10 gram Rp7,26 juta, 25 gram Rp18,05 juta, dan 50 gram Rp36,03 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp72 juta, 250 gram Rp179,75 juta, 500 gram Rp357,3 juta, dan 1 kilogram Rp714,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Berdasarkan acuan perdagangan internasional Commodity Exchange COMEX, harga emas berada di posisi US$1.537,6 per troy ons atau melemah 0,17 persen. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot turun 0,12 persen ke US$1.529,99 per troy ons.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan harga emas akan kembali meningkat pada hari ini karena dirangsang oleh sejumlah sentimen global. Pertama, pelemahan dolar Amerika Serikat dari sejumlah mata uang negara lain.

"Pelemahan dolar AS terjadi akibat data survei tingkat keyakinan konsumen AS bulan September yang dirilis di bawah ekspektasi," ujar Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Kedua, sentimen peningkatan harga emas di pasar internasional akan muncul dari terkoreksinya tingkat imbal hasil (yield) surat utang AS, US Treasury sejak sepekan terakhir. Pasalnya, hal ini akan mendorong pelemahan dolar AS dan kerap meningkatkan permintaan aset safe haven.

[Gambas:Video CNN]
Ketiga, keluhan Presiden AS Donald Trump terhadap China kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pasar khawatir hal ini akan mengganggu proses negosiasi yang tengah dilakukan kedua negara.

"Selain itu, ketegangan geopolitik Iran juga membantu kenaikan harga emas," tuturnya.

Ariston pun memperkirakan harga emas dunia akan bergerak di kisaran US$1.520 sampai US$1.548 per troy ons pada hari ini.

(uli/lav)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK