"Pelemahan beberapa hari terakhir sudah memasuki fase jenuh jual," kata Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan dalam risetnya, Kamis (26/9).
IHSG mulai bangkit pada perdagangan Rabu (25/9). Indeks ditutup di level 6.146 naik 8,8 poin atau 0,14 persen. Sebelumnya, indeks terpantau koreksi dalam dua hari berturut-turut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal IHSG menunjukkan potensi penguatan. Indeks diramal akan bergerak di rentang 6.140-6.200.
Ia bilang penguatan IHSG ditopang mulai kondusifnya kondisi politik dalam negeri pasca demo penolakan Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP, RUU KPK, dan RUU lainnya.
"Investor kembali melihat potensi IHSG yang telah cenderung murah," jelasnya.
Mengutip Reuters, saham-saham utama Wall Street kompak menguat pada perdagangan Rabu (25/9) karena investor mengabaikan berita rencana pemakzulan Presiden AS Donald Trump.
Dow Jones naik 162,94 poin atau 0,61 persen menjadi 26.970. Lalu, S&P 500 naik 18,27 poin atau 0,62 persen menjadi 2.984, dan Nasdaq Composite naik 83,76 poin atau 1,05 persen menjadi 8.077.
[Gambas:Video CNN] (ulf/bir)