Dolar AS Lesu, Emas Antam Berkilau di Rp764 Ribu Per Gram

CNN Indonesia | Jumat, 04/10/2019 10:11 WIB
Dolar AS Lesu, Emas Antam Berkilau di Rp764 Ribu Per Gram Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berada di posisi Rp764 ribu per gram pada Jumat (4/10), meningkat Rp2.000 atau 0,3 persen dari Rp762 ribu per gram pada Kamis (3/10). Sementara harga pembelian kembali (buyback) meningkat Rp3.000 atau 0,4 persen dari Rp685 ribu menjadi Rp688 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp406,5 ribu, 2 gram Rp1,47 juta, 3 gram Rp2,19 juta, 5 gram Rp3,64 juta, 10 gram Rp7,21 juta, 25 gram Rp17,93 juta, dan 50 gram Rp35,78 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp71,5 juta, 250 gram Rp178,5 juta, 500 gram Rp356,8 juta, dan 1 kilogram Rp713,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.514,4 per troy ons atau menguat 0,04 persen. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot menguat 0,26 persen ke US$1.509,13 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra melihat pergerakan harga emas kembali meningkat jelang akhir pekan ini karena terdongkrak pelemahan dolar Amerika Serikat. Buruknya rilis sejumlah data ekonomi Negeri Paman Sam membuat dolar AS tertekan dari mata uang negara lain.

Bahkan, sambung ia, sejumlah data ekonomi itu berada di bawah ekspektasi pasar dalam tiga hari berturut-turut. Yang teranyar, indeks non manufaktur AS versi ISM berada di level 52,6 atau lebih rendah dari proyeksi 55,1 pada September 2019.

Hal ini kembali membuka ekspektasi pasar agar bank sentral AS, The Federal Reserve kembali melonggarkan tingkat suku bunga acuannya. Dampak lain, dolar AS melemah dari franc Swiss, rubel Rusia, dolar Kanada, ringgit Malaysia, dan dolar Singapura, yen Jepang.  Kemudian, turut melemah dari euro Eropa, dolar Australia, peso Filipina, baht Thailand, rupee India, rupiah Indonesia, won Korea Selatan, hingga real Brasil.

"Ini menyebabkan harga emas naik tinggi sampai US$1.519 per troy ons semalam," ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com, Jumat (4/10).

Ia mengatakan emas berpotensi  bergerak di kisaran US$1.495 sampai US$1.520 per troy ons hari ini.

[Gambas:Video CNN] (uli/sfr)