Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan secara teknikal indeks mengindikasikan penguatan jangka pendek.
"Pergerakan IHSG masih akan dipengaruhi oleh sentimen global," kata Dennies dalam riset dikutip Senin (14/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, ia menyebut potensi jual bersih (net sell) asing masih menjadi ancaman di pasar domestik. Pekan lalu, IHSG berhasil menguat pada penutupan perdagangan Jumat (11/10). Indeks ditutup di level 6.105 naik 82,15 poin atau 1,36 persen. Namun demikian, pelaku pasar asing tercatat jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp477,80 miliar. IHSG berhasil menguat 0,73 persen dalam sepekan.
Sementara itu, saham utama Wall Street kompak menguat pada perdagangan Jumat (11/10). Dow Jones naik 1,21 persen menjadi 26.819, S&P 500 naik 1,09 persen ke level 2.970, dan Nasdaq Composite naik 1,34 persen menjadi 8.057.
[Gambas:Video CNN] (ulf/sfr)