Jonan menyebut China dan Jepang sejatinya sama dengan Indonesia; doyan mengimpor. Bedanya, kedua negara itu bisa mengolah lagi komoditas yang mereka impor agar menghasilkan nilai tambah. China, sebagai penghasil produksi batu bara juga banyak melakukan impor dari negara lain.
Dengan demikian, pasokan batu bara milik Negeri Tirai Bambu itu menggunung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka itu, ia berharap industri hilirisasi di Indonesia bisa semakin berkembang dalam waktu mendatang. Masalahnya, Indonesia masih saja menderita defisit dalam beberapa tahun terakhir.
[Gambas:Video CNN]
Informasi saja, Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) pada kuartal II 2019 mencapai US$8,4 miliar atau 3 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Realisasi tersebut membengkak 21 persen jika dibandingkan kuartal I 2019, US$6,97 miliar.
Nilai CAD periode April-Juni 20019 juga melebar 6,2 persen dari periode yang sama tahun lalu yang tercatat US$7,95 miliar.
"Defisit neraca transaksi berjalan pada kuartal II 2019 melebar dipengaruhi perilaku musiman repatriasi dividen dan pembayaran bunga utang luar negeri, serta perekonomian global yang kurang menguntungkan," ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko.