Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.140 per dolar AS atau melemah dibanding kemarin yakni Rp14.126 per dolar AS.
Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah. Tercatat, rupee India melemah 0,21 persen, ringgit Malaysia 0,06 persen, peso Filipina 0,12 persen, dan yuan China 0,12 persen. Selain itu, pelemahan terhadap dolar AS juga dialami oleh dolar Singapura sebesar 0,09 persen, won Korea 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Rupiah Menguat Jelang Rilis Neraca Dagang |
"Pelaku pasar sadar bahwa 'perjanjian' AS-Tiongkok sebelumnya telah hancur di tengah-tengah kesalahpahaman di antara kedua belah pihak," kata Ibrahim saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (15/10).
[Gambas:Video CNN]Tekanan lain kata Ibrahim juga datang dari data perdagangan China. Data neraca dagang China menunjukkan penurunan impor paling tajam sejak 2016.
Dari sisi domestik, tekanan datang dari rilis data neraca perdagangan September. BPS mencatat neraca dagang Indonesia sepanjang September 2019 mengalami defisit sebesar US$ 160,5 juta.
"Namun mata uang garuda fluktuatifnya masih bisa terkendali dengan baik," ungkap Ibrahim. (ara/agt)