Efisiensi, Situs Beritagar PHK 17 Karyawan

CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 19:25 WIB
Efisiensi, Situs Beritagar PHK 17 Karyawan Ilustrasi. (Istockphoto/Vergani_Fotografia).
Jakarta, CNN Indonesia -- Penerbit Beritagar.id, PT Lintas Cipta Media (LCM), melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 17 karyawan dari total pegawai yang hampir mencapai 100 orang hari ini, Senin (21/10). Belasan karyawan yang terkena PHK itu merupakan jurnalis, editor, dan fotografer.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Beritagar.id Dwi Setyo Irawanto mengatakan perusahaan sengaja memangkas jumlah karyawan sebagai bagian dari upaya efisiensi. Manajemen memandang perlu meyeimbangkan antara beban biaya yang dikeluarkan dan pendapatan perusahaan.

"Ini pilihan yang sulit. Kami perlu efisiensi untuk menyeimbangkan biaya dan pendapatan," ucap Dwi kepada CNNIndonesia.com, Senin (21/10).


Menurutnya, pendapatan perusahaan sebenarnya masih cukup positif karena tercatat naik dari waktu ke waktu. Hanya saja, angkanya tidak bisa menutupi beban biaya yang digelontorkan perusahaan selama ini.
"Pendapatan naik terus, tapi masih tidak mengejar beban biaya," imbuh dia.

Sementara itu, CEO Lintas Cipta Media Herman Kwok mengatakan pengurangan jumlah karyawan juga dilakukan seiring dengan perubahan konsep bisnis perusahaan. Manajemen berencana mengubah situs Beritagar.id menjadi Lokadata.id.

Herman bilang perubahan ini akan dilakukan pada Desember 2019 mendatang. Manajemen berencana mengubah konten, konsep penyajian, dan strategi pemberitaan.

"Lokadata akan lebih fokus pada jurnalisme data, lengkap dengan hasil riset serta analisis mengenai dunia usaha, ekonomi, dan politik," terang dia.

Selama ini, kata Herman, Beritagar menyajikan layanan kurasi berita yang bahannya berasal dari peristiwa aktual dan sudah diberitakan oleh media lain. Namun, bahan tersebut juga ditambahkan dengan reportase dan komentar dari beberapa narasumber.

"Perubahan nama situs Beritagar menjadi Lokadata akan dilakukan pada Desember 2019. Untuk sementara, website Beritagar bisa diakses seperti biasa," pungkas Herman. (aud/lav)