Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember turun US$0,85 dolar dan menetap pada level US$55,81 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan internasional minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember turun US$0,45 dan ditutup di level US$61,57 per barel di London ICE Futures Exchange.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penurunan aktivitas pengeboran (AS) tidak tercermin dalam pertumbuhan produksi yang lebih rendah, tetapi ini mungkin hanya masalah waktu," ujar Carsten Fritsch, analis komoditas di Commerzbank Research.
Pada akhir pekan lalu, harga minyak terus menanjak, dipicu ketatnya pasokan melebihi kekhawatiran pelemahan permintaan. Dengan sinyal meredanya ketegangan perdagangan global, perhatian sedang berfokus pada pasokan yang agak ketat kuartal saat ini.