Mengutip Antara, Senin (21/10), harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) melemah US$0,15 menjadi US$53,78 per barel dan Brent terkoreksi US$0,49 ke level US$59,42 per barel.
Pasar disebut-sebut semakin pesimis dengan permintaan global lantaran belum ada kepastian mengenai kesepakatan perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS). Pasalnya, investor menilai sentimen itu akan membuat ekonomi dunia terus tertekan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi saja, harga minyak menguat pada perdagangan Kamis (17/10) ditopang oleh jatuhnya dolar AS. Tercatat, harga minyak WTI naik US$0,57 menjadi US$53,93 per barel dan Brent menguat US$0,49 ke level US$59,91 per barel.
Penguatan harga minyak juga terjadi karena pasar berspekulasi negara-negara anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan menekan produksinya pada Desember 2019. Rencananya, OPEC dan negara sekutunya akan melakukan pertemuan di Wina pada awal Desember 2019.
[Gambas:Video CNN] (aud/agt)