Pusat pengembangan ini akan dibangun di jalan Vim, di wilayah Kotaraja, Jayapura, dengan luasan tanah sebesar 1,5 Ha.
Di atas lahan tersebut, akan dibangun sebuah pusat pengembangan kreativitas, bisnis, bakat dan inovasi seluas 6.000 m2 yang terdiri dari ruangan-ruangan untuk belajar tentang bisnis, teknologi internet, dan pemrograman dan dasar-dasar pengembangan startup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pusat pengembangan itu akan dijalankan oleh 21 pemuda-pemudi asli Papua dari tujuh wilayah adat, yang memiliki usaha, ataupun kegiatan sosial di bawah naungan PT Papua Muda Inspiratif.
Dia menargetkan untuk melahirkan lebih kurang 100 pemilik startup untuk berkontribusi mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua.
"Telah terdaftar 265 orang yang berkeinginan untuk menjadi anggota, semuanya adalah pemuda dan pemudi Papua asli," katanya.
Merangkul Anak Muda
Salah seorang pendiri PT Papua Muda Inspiratif yang lain, Paskalis Pigai, mengungkapkan bahwa pusat pengembangan kreasi dan start up ini juga akan merangkul anak-anak muda yang memiliki bakat seni dan hiburan.
Selain itu, perusahaan itu akan mengadakan road show bisnis di tujuh kota di Papua dan Papua Barat, dan empat kota studi di Luar Papua, seperti Manado, Jakarta, Jogjakarta dan Surabaya.
Tujuannya, untuk mendorong lebih banyak lagi pemuda dan pemudi Papua untuk bergabung dalam gerakan tersebut. (asa)