Bunga The Fed Turun, Harga Emas Naik Jadi Rp755 Ribu per Gram

CNN Indonesia | Kamis, 31/10/2019 09:37 WIB
Bunga The Fed Turun, Harga Emas Naik Jadi Rp755 Ribu per Gram Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di posisi Rp755 ribu per gram pada Kamis (31/10). Harga tersebut naik Rp4.000 atau 0,5 persen dari Rp751 ribu per gram pada Rabu (30/10) kemarin.

Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) menguat Rp3.100 atau 0,5 persen menjadi Rp674 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp400 ribu, 2 gram Rp1,45 juta, 3 gram Rp2,15 juta, 5 gram Rp3,57 juta, 10 gram Rp7,08 juta, 25 gram Rp17,6 juta, dan 50 gram Rp35,13 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp70,2 juta, 250 gram Rp175,25 juta, 500 gram Rp350,3 juta, dan 1 kilogram Rp701,6 juta.


Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.500,5 per troy ons atau melemah 0,25 persen. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot turun 0,23 persen ke US$1.499,09 per troy ons pada pagi ini.

Analis Maxco Futures Suluh Adil Wicaksono mengatakan harga emas di pasar internasional akan menguat terbatas pada hari ini berkat sentimen kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve pada dini hari tadi. Sebagai catatan, The Fed memangkas tingkat bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 1,5 persen sampai 1,75 persen.

Keputusan diambil merupakan penurunan ketiga pada tahun ini. Penurunan bunga acuan dilakukan demi mendorong pertumbuhan ekonomi AS.

"Sesuai prediksi, The Fed memangkas suku bunganya. Ini membuat tekanan bagi dolar AS berlanjut, meski kenaikan harga emas juga terbatas," ucap Suluh kepada CNNIndonesia.com, Kamis (31/10).
[Gambas:Video CNN]
Penguatan harga terbatas juga terjadi lantaran The Fed memberi sinyal tidak akan melakukan pemangkasan bunga acuan lagi dalam waktu dekat. Apalagi bila tingkat inflasi AS cukup rendah.

"Ini membuat pelaku pasar kurang berminat terhadap emas," sambungnya.

Lebih lanjut, Suluh memperkiraan harga emas akan bergerak di kisaran US$1.485 sampai US$1.500 per troy ons pada hari ini. "Sementara untuk akhir pekan, harga emas akan menunggu data NFP AS," tuturnya.
(uli/sfr)