Tensi Perang Dagang Mengendur, Harga Emas Terkoreksi

CNN Indonesia | Senin, 04/11/2019 10:14 WIB
Tensi Perang Dagang Mengendur, Harga Emas Terkoreksi Ilustrasi emas Antam. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp763 ribu per gram pada Senin (4/11). Harga emas tercatat turun Rp1.000 dari perdagangan Jumat (1/11) yang berada di level Rp764 ribu per gram.

Sementara, harga pembelian kembali (buyback) juga ikut terkoreksi Rp1.000 dari semula Rp684 ribu menjadi Rp683 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp406 ribu, 2 gram Rp1,47 juta, 3 gram Rp2,19 juta, 5 gram Rp3,63 juta, 10 gram Rp7,2 juta, 25 gram Rp17,9 juta, dan 50 gram Rp35,73 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp71,4 juta, 250 gram Rp178,25 juta, 500 gram Rp356,3 juta, dan 1 kilogram Rp701,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.515,2 per troy ons atau menguat 0,25 persen. Di perdagangan spot, harga emas turun tipis 0,1 persen ke level US$1.512,84 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan harga emas sepanjang hari ini berada dalam rentang US$1.490 per troy ons sampai US$1.515 per troy ons.

Menurutnya, harga emas rentan melemah dipengaruhi kelanjutan perundingan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang hampir mencapai kesepakatan.

"Ada potensi pelemahan harga emas dari sinyal positif penandatanganan perjanjian dagang antara AS dan China pada November ini," ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Penandatanganan itu akan menjadi kesepakatan tahap pertama antara AS dan China mengenai perang dagang antar keduanya. Salah satu pejabat AS sebelumnya memastikan pihaknya akan meneken perjanjian tersebut bulan ini.
[Gambas:Video CNN]


(aud/bir)