Dari sisi kuantitas, ia menyatakan ketersediaan garam nasional tak sampai setengah dari total kebutuhan industri nasional. Hanya saja, Edhy tak menyebut pasti jumlah pasokan dan kebutuhan industri nasional sejauh ini.
"Terus terang kalau kebutuhan nasional kebutuhan Indonesia untuk melakukan produksi garam masih sangat baru setengahnya, mungkin kurang dari setengahnya," ungkap Edhy, Selasa (5/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KKP juga akan cari jalan keluar dan Kementerian Perindustrian serta Kementerian Perdagangan akan turun bareng melihat titik-titik sentral garam," ucap Edhy.
[Gambas:Video CNN]
Menurutnya, terdapat 19 ribu-20 ribu petani garam di Indonesia. Kemudian, ada 27 ribu hektare (ha) lahan produksi garam dalam negeri.
Nantinya, KKP akan meningkatkan kualitas produksi garam agar menggunakan teknik geomembrane. Sejauh ini, terdapat 7 ribu ha yang sudah digunakan untuk memproduksi garam menggunakan teknik tersebut.
"Ini sudah menghasilkan produksi yang luar biasa. Satu ha itu menghasilkan hampir 30 persen peningkatan dan kualitas garamnya lebih putih," pungkas dia.