Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengungkapkan dana yang masuk digunakan untuk membangun 43 proyek tol sepanjang 985 kilometer (km).
Selain proyek jalan tol, aliran investasi yang masuk melalui KPBU untuk pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) juga rendah lantaran baru terealisasi 19 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp20,15 triliun. Ini artinya, proyek SPAM yang dibangun menggunakan KPBU hanya berkisar Rp3,81 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menyatakan pemerintah menargetkan pembangunan 2.000 kilometer (km) jalan tol di Sumatra pada 2020-2024. Selain itu, pemerintah juga menargetkan penambahan 500 km jalan tol di Jawa dan Jabodetabek.
Target itu belum termasuk inisiatif dari sejumlah badan usaha jalan tol (BUJT). Jika ditambah dengan inisiatif badan usaha, Danang memperkirakan total ruas tol yang dibangun selama periode 2014-2024 mencapai 5.200 km.
[Gambas:Video CNN] (aud/sfr)