Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan mengatakan investor mencermati kelanjutan negosiasi dagang AS-China. Pasalnya, hingga saat ini dua negara belum menemui kesepakatan dagang. Selain sentimen AS-China, kondisi politik di Hong Kong juga turut mewarnai laju indeks saham.
"Pergerakan diperkirakan masih akan terbatas di tengah tingginya ketidakpastian global," kata Dennies dalam risetnya dikutip Rabu (13/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kondisi global, ia bilang penurunan suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) menjadi katalis positif dari dalam negeri. Pemerintah memangkas bunga KUR dari semula 7 persen menjadi 6 persen per tahun.
"Ini dalam rangka mempercepat pengembangan usaha mikro kecil dan menengah," katanya.
IHSG menguat pada perdagangan Selasa (12/11). Indeks ditutup di level 6.180 naik 32,25 poin atau 0,52 persen.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street bergerak variatif. Indeks Dow Jones stagnan di posisi 27.691, S&P 500 naik 0,19 persen ke level 3.091, dan Nasdaq Composite naik 0,126 persen menjadi 8.486.
[Gambas:Video CNN] (ulf/agt)