"Kami tidak hanya promosi atau kemudahan berusaha tetapi bagaimana mengeksekusi yang sudah ada, mengawal sampai investasi itu berhasil," ujar Bahlil di Sentul, seperti dikutip dari Antara, Rabu (13/11).
Bahlil menargetkan satgas tersebut mampu menarik kembali investasi senilai Rp38 triliun dari Rp700 triliun yang terhambat realisasinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Bahlil menyebut investasi senilai Rp700 triliun batal masuk ke Indonesia. Investasi dalam bentuk investasi asing langsung atau Foreign Direct Investment (FDI) itu disebut terkendala masalah regulasi yang berbelit.
"Dengan rumitnya regulasi sektoral, berbelit-belit membuat banyak investor ini balik badan kembali ke negaranya masing-masing. Dia bertahun-tahun susah dapat selembar surat. Jangankan pengusaha luar, investor dalam negeri pun bisa lari," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (antara/sfr)