Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan laporan keuangan Sriwijaya Air akan menjadi tolak ukur bagi mitra perusahaan, seperti penyedia avtur dan bengkel pesawat dalam memberikan pelayanan kepada Sriwijaya Air. Jika laporan keuangan positif, mitra perusahaan tentu merasa tenang bahwa pembayaran dilakukan dengan lancar.
Kemudian, laporan keuangan juga akan memberikan gambaran kepada regulator terkait utang Sriwijaya Air kepada perusahaan lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, Sriwijaya Air juga harus mendapatkan jaminan dari pihak lain untuk perawatan hingga penyediaan avtur. Pasalnya, perawatan pesawat wajib dilakukan secara berkala.
"Kami secara reguler akan inspeksi di bandara-bandara tertentu," kata Budi.
[Gambas:Video CNN]
Ia menambahkan keputusan Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air yang mengakhiri kerja sama manajemen (KSM) akan membuat pasar lebih kompetitif. Hal ini karena jumlah operator juga semakin banyak selepas keduanya 'bercerai'.
"Status Garuda Indonesia dan Sriwijaya jelas. Ini bagusnya jadi ada kompetisi, Garuda fokus dengan perusahaannya dan Sriwijaya juga," jelas dia.
Sebagai informasi, pemegang saham Sriwijaya Air memutuskan untuk menghentikan KSM dengan Garuda Indonesia. Penghentian kerja sama tersebut diputuskan dalam rapat yang digelar pada Jum'at (8/11) lalu.