Sentimen Perang Dagang Tekan Rupiah ke Rp14.079 per Dolar AS

CNN Indonesia | Selasa, 19/11/2019 08:41 WIB
Sentimen Perang Dagang Tekan Rupiah ke Rp14.079 per Dolar AS Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari).
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.079 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot, Selasa (19/11) pagi. Posisi tersebut melemah 1 poin atau 0,01 persen dibanding penutupan Senin (18/11), yang berada di level Rp14.078 per dolar AS.

Pagi hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS. Terpantau won Korea melemah 0,48 persen, peso Filipina 0,23 persen, ringgit Malaysia 0,12 persen, dan dolar Singapura 0,06 persen.

Selanjutnya, lira Turki melemah 0,04 persen, Serta dolar Hong Kong melemah tipis 0,01 persen. Sementara itu, baht Thailand berada di posisi stagnan, dan penguatan hanya terjadi pada yen Jepang sebesar 0,17 persen terhadap dolar AS.


Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar melemah terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris terpantau melemah 0,04 persen, euro dan dolar Kanada sama-sama melemah 0,06 persen. Pelemahan terbesar terjadi pada dolar Australia, yang melemah 0,31 persen terhadap dolar AS.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai pelemahan terhadap rupiah disebabkan oleh sentimen negatif dari negosiasi dagang antara AS dan China.

"Semalam tersiar kabar bahwa China tidak terlalu optimis akan mencapai kesepakatan dengan AS karena komentar Presiden Trump yang tidak mau menghilangkan tarif impor," kata Ariston saat dihubungi CNNIndonesia, Selasa (19/11).

Akibatnya, lanjut Ariston, kondisi pasar menjadi pesimis dengan potensi terjadinya kesepakatan dagang antara kedua negara raksasa ekonomi tersebut. Dengan demikian, menurut Ariston, pergerakan nilai rupiah akan terus melemah hari ini.

Lebih lanjut, Ariston berpendapat rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.050 hingga Rp14.100 per dolar AS.
[Gambas:Video CNN] (ara/sfr)