"Hari ini Erick Thohir resmi menempatkan para pejabat eselon I Kementerian BUMN di beberapa perusahaan BUMN melalui Keputusan Menteri BUMN," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Ferry Andrianto melalui keterangan tertulis, Rabu (20/11).
Ia menjelaskan penugasan tersebut bertujuan agar pejabat yang berasal dari birokrasi dapat memahami permasalahan di korporasi. Begitu pula sebaliknya, pejabat di korporasi harus mengerti birokrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, Gatot Trihargo sebagai Wakil Direktur Utama Perum Bulog. Gatot sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan. Penunjukannya melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-270/MBU/11/2019 per 18 November 2019.
Ketiga, Hambra sebagai Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Hambra sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis. Penunjukannya melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-272/MBU/11/2019 per 18 November 2019.
Kelima, Fajar Harry Sampurno sebagai Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero). Fajar sebelumnya menjabat Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media. Penunjukannya melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-274/MBU/11/2019 per 18 November 2019.
Menanggapi pergeseran tersebut, Imam Apriyanto mengaku diminta untuk memberikan laporan kinerja dalam satu bulan mendatang.
"Saya diberikan tenggat waktu oleh Wakil Menteri BUMN untuk menyampaikan laporan ke beliau dalam kurun waktu satu bulan dan melakukan evaluasi kinerja serta tujuan perusahaan ke depan," ujarnya.
"Saat ini saya masih belum tahu Bulog secara menyeluruh sehingga saya semangat untuk belajar di sana, yang pasti amanah dari Wamen akan kami jalankan dengan baik," ujarnya.
Di sisi lain, Wahyu Kuncoro mengaku sudah diwanti-wanti oleh Wamen BUMN untuk memajukan peran Pegadaian ke depan.
"Fokus pemerintah adalah pemberdayaan unit kerakyatan sehingga kami diminta untuk menyusun konsep ke sana. Selain Pegadaian, ke depan juga perlu ditingkatkan peran Mekaar oleh Permodalan Nasional Madani (PNM) sehingga kami diminta memikirkan bagaimana core-nya PNM itu bisa disinergikan," ucapnya.
Lebih lanjut, Kementerian BUMN masih belum mengumumkan posisi untuk Aloysius Kiik Ro dan Edwin Hidayat Abdullah. Sebelumnya, Aloysius menjabat sebagai deputi bidang restrukturisasi dan pengembangan usaha dan Edwin sebagai deputi bidang usaha energi, logistik, kawasan dan pariwisata.
[Gambas:Video CNN] (ulf/age)