Sebelum berhasil, ia mengawali karirnya di Jaya Group, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selepas lulus dari bangku kuliah di Institut Teknik Bandung (ITB). Pria yang memiliki nama kecil Tjie Tjin Hoan ini bekerja di Jaya Group sampai dengan usia 65 tahun dan mencapai posisi direktur utama.
Tak puas, ia bersama sejumlah rekannya memutuskan untuk membangun usaha properti dengan mendirikan Metropolitan Group. Saat itu, ia masih duduk di kursi teratas Jaya Group.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya terkenal sebagai pengusaha, pria yang banyak menghabiskan waktu kecilnya di kampung halaman ini juga dikenal sebagai filantropis. Ia juga mengembangkan sektor pendidikan dengan mendirikan Universitas Ciputra.
Ciputra juga seringkali mengajarkan bagaimana cara menjadi pengusaha di beberapa kesempatan kepada masyarakat umum demi mengembangkan kewirausahaan di dalam negeri. Apa yang dilakukan olehnya diapresiasi Museum Rekor Indonesia.
Kemudian, ayah dari lima anak ini juga diberikan penghargaan oleh Ernst & Young sebagai Entrepreneur of The Year 2007.
Hanya saja, semua kesuksesan yang diraihnya bukan tanpa usaha keras. Ciputra bukan berasal dari keluarga orang kaya.
Ia pernah merasakan menjadi masyarakat dengan kelas ekonomi menengah ke bawah saat kecil. Ayahnya juga sempat ditangkap oleh pasukan tak dikenal karena dituduh sebagai mata-mata Belanda atau Jepang.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)