Mengutip Antara, harga minyak mentah berjangka Brent turun 21 sen ke level US$64,06 per barel. Kemudian, harga minyak AS West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 30 sen menjadi US$58,11 per barel.
Badan Informasi Energi AS melaporkan stok minyak di Negeri Paman Sam meningkat 1,6 juta barel pekan lalu. Ini terjadi lantaran jumlah produksinya mencapai 12,9 juta barel per hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, harga minyak berhasil menetap di teritori positif selama dua hari berturut-turut, yakni Senin (25/11) dan Selasa (26/11). Sentimen kelanjutan perundingan perdagangan AS dan China memberikan dampak positif pada harga komoditas itu.
Kemudian, harga minyak kembali merangkak keesokan harinya. Harga minyak berjangka Brent meningkat 62 sen ke level US$64,27 per barel dan WTI meningkat 40 sen menjadi US$58,41 per barel.
"Optimisme kesepakatan perdagangan positif berlanjut," pungkas Broker Minyak PVM Tamas Varga.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)