UU pro demonstran Hong Kong itu ditandatangani pada Rabu (27/11) waktu setempat dan sontak membuat pelaku pasar khawatir.
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan kebijakan itu juga meningkatkan kekhawatiran investor terhadap progres perundingan perang dagang AS dan China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG diramal melaju pada rentang support 5.892 dan resistance 6.000. Selain katalis global, Lanjar menuturkan pasar masih diselimuti aksi panik investor yang melakukan pencairan (redemption) reksadana.
Ini merupakan efek domino gagal bayar dari sejumlah aset management yang nilainya cukup fantastis. "Sehingga pada akhir pekan kami memperkirakan IHSG masih akan tertekan," imbuh dia.
Ia memprediksi IHSG akan melaju di rentang support 5.888-5.920 dan resistance 6.011-6.070. Di tengah potensi pelemahan ini, ia merekomendasikan beli saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA).
IHSG terpantau mengalami koreksi cukup dalam pada perdagangan Kamis (28/11). Indeks ditutup di level 5.953 turun 69,97 poin atau 1,16 persen.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak menguat. Indeks Dow Jones naik 0,15 persen ke posisi 28.164, S&P 500 naik 0,42persen ke level 3.153, dan Nasdaq Composite naik 0,66 persen menjadi 8.705.
[Gambas:Video CNN] (ulf/bir)