Makanya, Sri Mulyani menyebut persepsi masyarakat terhadap DJP tidak adil. "Ini bagian yang menyakitkan hati, karena nila setitik itu membuat persepsi tentang pajak, oh identik dengan yang begitu (korupsi)," ucap Ani, sapaan akrabnya, Selasa (3/12).
Ia mengungkapkan ratusan pegawai pajak sudah bekerja dengan 'bersih'. Sementara, hanya segelintir orang yang terperosok melakukan korupsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Oktober 2019 lalu menahan sejumlah pegawai DJP, yakni mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Tiga Yul Dirga, Ketua Tim Pemeriksa Pajak Jumari, dan dan Anggota Tim Pemeriksa Pajak PT Wahana Auto Eka Marga (PT WAE) M. Naim Fahmi.
PT WAE merupakan perusahaan penanaman modal asing yang menjalankan bisnis dealer untuk mobil merek Jaguar, Bentley, Land Rover, dan Mazda.
[Gambas:Video CNN] (aud/bir)