Mengutip Antara, harga minyak berjangka Brent berakhir di level US$63 per barel atau naik 3,6 persen. Kemudian, harga minyak WTI menguat lebih signifikan mencapai 4,2 persen ke level US$58,43 per barel.
OPEC dan sekutunya akan melakukan pertemuan untuk membahas pengurangan produksi minyak di Wina pekan ini. Sejumlah pihak berpendapat mereka akan membatasi produksi lebih banyak demi menjaga harga minyak tahun depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus memberikan sinyal positif kepada pasar dan bagi saya setidaknya kami harus menggulirkan perjanjian saat ini," katanya, dikutip Kamis (5/12).
Sementara itu, pergerakan harga minyak dunia kemarin juga dipengaruhi oleh penurunan stok minyak di AS. Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat pasokan minyak di Negeri Paman Sam merosot 4,9 juta barel dalam sepekan yang berakhir pada 29 November 2019 kemarin.
"Lonjakan aktivitas penyulingan dan impor bersih yang lesu mempengaruhi persediaan minyak dalam enam pekan terakhir," ucap Direktur Riset Komoditas Matt Smith.
[Gambas:Video CNN] (aud/agt)