"Tunda, tunda, tunda sampai hari ini. Pokoknya panjang lebar yang terakhir saya dengar PT Angkasa Pura yang masih tidak sepakat," katanya, Jumat (6/12).
Ia mengeluhkan lamanya proses kedatangan pemain baru avtur ke pasar. Hariyadi sendiri telah menyampaikan keluhan itu sejak Februari lalu. Akan tetapi, hingga saat ini rencana kedatangan pemain baru avtur tak kunjung terealisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pengusaha Hotel 'Happy' Dirut Garuda Dipecat |
Ihwal monopoli harga avtur pernah disinggung oleh Presiden Joko Widodo usai menerima laporan pengusaha. Kepala negara juga meminta Pertamina menurunkan harga avtur.
"Terus terang saya kaget, saya baru tahu dari Pak CT mengenai avtur yang ternyata dijual di Soekarno Hatta, itu dimonopoli oleh Pertamina sendiri," ucapnya.
"Harga avtur itu harus turun. Dan tidak boleh satu, nggak boleh dimonopoli Pertamina. Kami masukin satu lagi atau dua lagi. Jadi ada pembanding sehingga juga memberi servis yang bagus," kata Luhut
Akan tetapi, Luhut menunda rapat terakhir terkait avtur lantaran menghadiri pertemuan dengan sejumlah petinggi Partai Golkar pada Selasa (3/12) lalu.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/sfr)